Sabtu, 27 Desember 2014

Membuat kalimat penginkaran dalam Bahasa Jepang

Kalian sudah tau kan, dalam Bahasa Jepang ada pula kalimat penginkaran atau lebih jelasnya yaitu kalimat penolakan. Dalam kehidupan sehari-hari kalimat penginkaran ini sudah biasa terjadi, entah yang bersifat keras maupun lembut. Pada posting kali ini saya akan memberikan sedikit ilmu mengenai cara "Membuat Kalimat Penginkaran".
Untuk membuat kalimat penginkaran, pola kalimat yang kita gunakan adalah sebagai berikut.


A wa B dewa arimasen
AわBでわありません
A bukan B
A     : subjek
Wa   : kata bantu subjek
B      : predikat
dewa arimasen : bentuk negatif dari desu, bisa diartikan bukan.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh kalimat di bawah ini.
Iwan san wa Isha dewa arimasen
いわんさんわいしゃでわありませn
Iwan bukan dokter

Lusi san wa gakusei dewa arimasen
ぅしさんわがくせいでわありません
Lusi bukan mahasiswa

Ina san wa kenji dewa arimasen
いなさんわけんじでわありません
Ina bukan jaksa

Aji san wa riko dewa arimasen
あじさんわりこでわありませn
Aji tidak cerdas

Itulah beberapa contoh dalam membuat kalimat penginkaran/penolakan.
Jika posting ini bermamfaat buat sobat blogger, jangan lupa untuk membagikan posting ini ke lingkaran sobat di situs jejaring sosial Google+

Jumat, 26 Desember 2014

Cara membuat kalimat dalam Bahasa Jepang

A. Membuat Kalimat Sederhana
Dalam pelajaran pertama bahasa Jepang kali ini kita bisa membuat kalimat sederhana. Untuk membuat kalimat sederhana kita bisa menggunakan pola kalimat sebagai berikut.
A wa B desu
A わ B です
A adalah B
A      : subjek topik kalimat.
wa    : kata bantu subjek,menerangkan bahwa kata sebelumnya merupakan topik kalimat/ subjek.
B      : predikat
desu : bentuk positif yang digunakan untuk membuat sebuah ucapan menjadi ucapan formal. Huruf "u" pada kata desu tidak diucapkan sehingga dibaca "des".

Kata Ganti Orang
watashi : saya
watasitachi :kami/ kita
anata : anda
anatatachi : kalian
anatagata : kalian
dare : siapa
kanojo : dia (perempuan)
kanojotachi : mereka (perempuan)
kare : dia ( laki-laki)
karetachi : mereka (laki-laki)

  Untuk lebih jelasnya, perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini.
- Watashi wa anton des : saya adalah anton
わたしわあんとんです
-Anton san wa gakusei desu : Anton adalah seorang mahasiswa
あんとんさんわがくせいです
-Hana san wa isha desu : Hana adalah dokter
はなさんわいしゃです
-Poniman san wa Kinben desu : Poniman adalah orang rajin
ぽにまんさんわきんべんです
Itulah sedikit pelajaran untuk membuat kalimat sederhana dan beberapa kata ganti yang digunakan dalam bahasa sehari-hari. Sekian dari posting saya kali ini, semoga posting kali ini dapat bermanfaat bagi kita dan kalian semua.

Pintar Bahasa Jepang untuk pemula

Jepang sebuah negara yang terkenal dengan negeri sakura dan banyak orang-orang yang memimpikan untuk bisa pergi kesana. Entah sekedar berwisata maupun untuk tinggal disana untuk tinggal disana.
Pada posting kali ini saya akan memberikan pelajaran pertama dalam berbahasa Jepang. Pertama kita harus bisa menghafal kata dasar dalam bahasa Jepang yang terbagi atas 3 yaitu, Hiragana, Katakana, & Kanji.
inilah berikut daftar kata dasar dalam bahasa Jepang dan penjelasanya :
1. Hiragana
Hiragana adalah suatu cara penulisan bahasa jepang yang mewakili sebutan sukukata. Pada masa silam, ia juga dikenali sebagai onna de atau ‘tulisan wanita’ karena biasa digunakan oleh kaum wanita. Kaum lelaki pada masa itu menulis menggunakan tulisan kanji dan katakana. 
Berdasarkan sejarah, hiragana mula digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi. Huruf Hiragana terbentuk dari garis-garis dan coretan-coretan yang melengkung (kyokusenteki). Huruf Hiragana yang digunakan sekarang adalah bentuk huruf yang dipilih dari soogana yang ditetapkan berdasarkan Petunjuk Departemen Pendidikan Jepang tahun 1900.
Sampai sekarang belum ada pendapat yang pasti mengenai pencipta huruf Hiragana. Hal ini dijelaskan oleh Sada Chiaki dalam bukunya Atarashii Kokugogaku bahwa ada pendapat yang menjelaskan pembuat huruf Hiragana adalah Kooboo Daishi.
Tetapi pendapat ini tidak beralasan karena huruf Hiragana tidak dapat dibuat oleh satu orang dalam satu kurun tertentu. Hiragana digunakan untuk menulis kata-kata bahasa Jepang asli atau menggantikan tulisan Kanji, menulis partikel dan kata bantu kata kerja.
2.Katakana
Katakana adalah salah satu daripada tiga cara penulisan bahasa Jepang. Katakana digunakan untuk menulis kata-kata serapan dalam bahasa Jepang, negara asing, nama binatang, nama orang asing, nama tumbuhan dan kota-kota luar negeri.
Dalam ilmu fonologi, Katakana biasa digunakan untuk penulisan lambang bunyi atau pengucapan. Katakana digunakan untuk menulis bahasa rahasia (ingo) dan bahasa slang (zokugo). Selain itu, huruf Katakana sering digunakan pada surat-surat atau buku-buku yang berhubungan dengan perusahaan/perkantoran. Dengan demikian, Katakana juga bisa digunakan untuk menuliskan kata-kata yang sebenarnya bisa dituliskan dengan Hiragana atau Kanji.
Katakana melambangkan suara-suara yang sama dengan hiragana, namun tentu saja semua hurufnya berbeda. Kalau dipikir-pikir, ini tidaklah aneh karena di bahasa Indonesia juga terdapat dua jenis huruf yaitu huruf besar dan huruf kecil yang sebetulnya melambangkan suara yang sama

Itulah daftar huruf hiragana dan katakana yang merupakan dasar untuk belajar bahasa Jepang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian semua.